Mental Arsenal Ciut Saat Jumpa Tim Besar

arsenal

Palang pintu Arsenal Laurent Koscielny coba memberikan penilaian terbuka soal timnya. Permasalahan Arsenal ada di aspek mentalitas dalam menjaga konsistensi menghadapi tim-tim besar.

The Gunners belum move on usai dilumat raksasa Bundesliga Bayern Munich 1-5, dalam laga pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Itu berarti Arsenal di ambang gagal lolos di fase yang sama selama tujuh musim berturut-turut.

Kekalahan itu berbanding lurus dengan tren Tim Meriam London di Premier League Musim ini. Melawan tim tujuh besar di klasemen, Arsenal tercatat cuma satu kali menang dan empat kekalahan.

“Kami punya hasil bagus dan tidak. Itu merupakan sebuah masalah mental,” sebut Koscielny kepada RMC, yang dikutip ESPNFC.

“Kami juga mempunyai kualitas teknik dan fisik. Kami tak boleh berhenti bekerja di sepanjang pertandingan,” lanjut pesepakbola Prancis itu.

“Menghadapi tim-tim top anda harus lebih dari berbakat. Membutuhkan komitmen lebih besar dalam membantu rekan-rekan anda untuk bertahan. Anda harus menemukan langkah-langkah lain.”

“Di beberapa laga tertentu, kami kurang tangkas, determinasi dalam perebutan bola. Ketika kami dalam situasi yang sulit, dan kami harus selalu kompak. Kami selalu benci dengan kekalahan,” tegas dia.

Arsenal bakal istirahat di Premier League pekan ini lantaran sang lawan, Southampton bermain di final Piala Liga Inggris kontra Manchester United. Di pertandingan liga berikutnya, masalah mental Arsenal itu bakal diuji ketika melawat ke kandang Liverpool.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Name and email are required